Mempertajam Otak dengan Membaca

Membaca pada dasarnya merupakan proses komunikasi antara pembaca dan penulis – yang tentunya – menggunakan bahasa tulis. Pada hakekatnya, membaca dibagi menjadi tiga; afektif, kognitif serta bahasa.

Perilaku kognitif dalam membaca merujuk pada perasaan, kognitif merujuk pada cara berpikir sedangan bahasa merujuk pada bahasa anak.

Membaca bisa juga disimpulkan sebagai sebuah proses aktifitas yang dilakukan seseorang dalam mencari arti dari sebuah pesan tertulis. Serta aktifitas membaca merupakan mekanisme penggabungan antara tulisan informatif dengan pengalaman atau pengetahuan yang dimiliki pembaca.

Mempertajam Otak dengan Membaca

Mempertajam Otak dengan Membaca
Mempertajam Otak dengan Membaca

Dan manfaat lain dari membaca adalah mempertajam otak. Dalam proses membaca terdapat beberapa unsur sebagai keterampilan sehingga bisa melatih otak menjadi cepat dalam berpikir – otak menjadi tajam.

Yang mendasari bahwa otak menjadi tajam adalah pernyataan dari Fredick McDonald yang menyatakan bahwa membaca meruapakan sebuah rangkaian reaktif yang kompleks seperti; reaksi kognitif, sikap dan rekayasa.

Dan dalam proses membaca pun terdapat aktifitas berpikir di samping aktifitas lain yang merupakan sub keterampilan; sensori, persepsi, sekuensi, pengalaman, belajar, asosiasi, afektif serta konstruktif.

Dengan membiasakan membaca, setiap orang akan mendapatkan banyak manfaat, otak akan diajak untuk bergerak. Dengan bergerak secara rutin maka otak akan menjadi tajam. Hal ini akan menjadikan otak terus sehat hingga orangnya bertambah tua. []

Menarik? Sila di-SHARE!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *