Latihan Pernafasan Menjadi Presenter Televisi

Untuk menjadi pembawa acara televisi yang baik dan benar, seorang presenter dituntut melatih dirinya dengan beberapa hal wajib. Sebab bila beberapa hal yang dianggap penting ini tidak dilakukan, salah satunya saja, presenter tersebut akan menemui kendala-kendala dalam mewujudkan harapannya sebagai presenter televisi.
Inilah Latihan Pernafasan Menjadi Presenter Televisi
Tidak saja latihan pernafasan yang harus dilaksanakan oleh seorang calon presenter atau pembawa acara televisi. Terdapat beberapa hal yang juga perlu dilatih, antara lain:
  1. Latihan pernafasan. Berlatih berbicara di depan kamera memerlukan persiapan pernafasan yang bertenaga. Seperti rongga suara yang tebal supaya suara bisa terdengar dengan menggunakan kalimat lebih panjang dari biasanya dan mengatur volume suara dengan benar. Pengontrolan diafragm dengan sempurna bisa berimbas baik; seseorang akan dapat mengatur rongga udara sesuai keperluan suara yang harus dikeluarkan.
    Latihan Pernafasan Menjadi Presenter Televisi
    Ilustrasi Latihan Pernafasan Menjadi Presenter Televisi dari Google

    Mengontrol pernafasan yang baik adalah dengan cara berdiri tegak agar bisa memberikan ruang besar dalam rongga paru-paru. Latihan ini bisa diaplikasikan dengan berlatih olah vokal dan memperbanyak latihan membaca.

  2. Latihan Artikulasi. Dalam menjalankan latihan artikulasi dalam upaya menjadi presenter televisi, seseorang harus menguasai cara yang tepat mengucapkan setiap huruf dalam kalimat yang dibacanya. Untuk itu agar bisa menjadi seorang presenter yang baik, calon presenter supaya berlatih artikulasi agar mengetahui ketepatan mengucap huruf dalam setiap kalimat.
  3. Latihan Pernafasan Menjadi Presenter Televisi

  4. Latihan Intonasi. Selanjutnya yang harus dipersiapkan oleh calon presenter televisi adalah berlatih mengatur tinggi-rendahnya suara dalam mengucapkan kalimat atau disebut dengan intonasi. Prakteknya, seseorang harus membiasakan diri membaca kalimat yang dilihatnya dengan suara keras. Cobalah membaca cerita di depan anak-anak secara rutin, cara ini cukup efektif dilakukan saat melakukan latihan intonasi sebab akan memperbaiki kualitas vokal serta artikulasi orang yang melakukannya.
  5. Latihan Mengatur Jeda. Latihan ini bertujuan agar orang yang melakukannya bisa mengatur cara kapan memulai mengucapkan kalimat atau kapan harus berhenti berucap. Untuk itu sebaiknya calon presenter menganalisa saat latihan mengatur jeda dengan cara merekamnya. Dengan merekam suara sendiri bisa mengetahui kelemahan yang harus dievaluasi yang akhirnya rangkaian kalimat menjadi enak didengar oleh pemirsa televisi di rumah. 
Itulah 4 hal penting yang bisa dilakukan bagi pembaca yang tengah mencari referensi Latihan Pernafasan Menjadi Presenter Televisi. Lakukan latihan di atas dengan serius sehingga cita-cita untuk menjadi seorang presenter TV bisa terwujud dengan baik. Selamat berlatih!

Menarik? Sila di-SHARE!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *