7 Teknik Pernafasan Saat Memainkan Teknik Scream dalam Bernyanyi

7 Teknik Pernafasan Saat Memainkan Teknik Scream dalam Bernyanyi – Artikel kali ini akan membahas seputar scream atau berteriak a la penyanyi band death metal atau grindcore serta sub-genre dari dua genre yang sudah disebutkan.

Bila selama ini mendengar vokalis band semisal Jasad atau Dead Squad bernyanyi dengan berteriak-teriak dengan tidak jelas demikian tersebut namanya scream. Akan tetapi teknik itu bukan teriakan sembarangan, ada teknik vokal yang memang seperti itu.

7 Teknik Pernafasan Saat Memainkan Teknik Scream dalam Bernyanyi
Daniel Mardhany, vokalis Dead Squad  (Kiri), Man Jasad [foto: internet]

Teknik scream tidak bisa dengan mudah dilakukan oleh setiap orang, kecuali ototidak, terdapat cara atau teknik yang memerlukan waktu guna berlatih agar mahir melakukannya.

7 Teknik Pernafasan Saat Memainkan Teknik Scream dalam Bernyanyi

Teknik olah vokal scream dibagi menjadi 7 (tujuh) tipe. Semuanya memiliki perbedaan satu dengan yang lainnya. Ini dia 7 teknik olah vokal scream yang bisa dipilih sesuai selera anda saat ingin berlatih.

  1. Teknik Scream
  2. Teknik Growl
  3. Teknik Grunt
  4. Teknik Piq Squeals
  5. Teknik Fry
  6. Teknik False
  7. Teknik Death

[1] Teknik Scream

Berteriak merupakan mengeluarkan suara dengan keras. Berteriak dewasa ini telah masuk ke dalam salah satu teknik bernyanyi. Caranya mengeluarkan suara dengan keras atau berteriak. Namun dalam meneriakannya harus diatur karena teknik ini memerlukan teknik pernafasan yang sedikit berat alias tidak bisa sembarangan saat melakukannya.

Berikut ini langkah-langkah yang bisa dilakukan saat mempraktekkan teknik scream.

  • Beratkan suara yang Anda teriakkan atau yang dikeluarkan,
  • Lakukanlah latihan secara disiplin (setiap hari luangkan 2 jam saja),
  • Guna membantu meringankan Anda menjadi mudah untuk mengeluarkan suara teknik scream, minumlah wedang jahe – minuman alami yang mampu mempercepat membentuk suara teknik scream.
  • Lakukan pula membiasakan diri melatih pernafasan diafragma.
  • Guna membuat suara menjadi berat, Anda pun dianjurkan untuk membiasakan minum kopi (seperlunya saja). Tujuannya, agar memberatkan suara yang berada di kerongkongan 

[2] Teknik Growl

Growl atau menggeram merupakan teknik kedua yang akan kita bahas pada artikel kali ini. Ada sedikit perbedaan antara teknik growl dengan teknik scream.

Growl atau berteriak dengan menggeram akan membuahkan hasil suara rendah. Sedangkan scream, akan mengeluarkan suara keras dan terbuka.

Teknik Growl pun mengeluarkan suara keras namun mulut diusahakan membentuk O saat melafalkan setiap kata yang menjadi lirik lagu atau yang diucapkan.

Esensinya, perbedaan teknik scream dengan growl, hanya diselisihi oleh bentuk mulut. Pada teknik scream mulut dibuka, sedangkan pada teknik growl, mulut dibuka dan membentuk huruf O.

Cara berlatih teknik growl persis dengan teknik scream, seperti:

  • Lakukan secara rutin supaya terlatih dengan mengeluarkan suara dengan berteriak namun beratkan suara yang coba dikeluarkan,
  • Lakukan dengan rutin setiap hari sedikitnya 2 jam,
  • Guna membantu meringankan Anda menjadi mudah untuk mengeluarkan suara teknik growl, minumlah wedang jahe – minuman alami yang mampu mempercepat membentuk suara teknik growl,
  • Lakukanlah latihan pernafasan diafragma,
  • Untuk memberatkan suara,anda juga bisa minum kopi. Kopi bertujuan untuk memberatkantsuara yang berada dikerongkongan. Tapi jangan banyak-banyak, karena tidak baik untuk kesehatan tubuh.

Bagi Anda yang baru memulai teknik ini akan mengalami fase dimana tenggorokan terasa sedikit gatal yang berimbas pada terputus-putusnya growl yang dikeluarkan. Tidak usah  kuatir dengan efek samping ini lakukanlah secara rutin seperti uraian yang tertulis di atas.

[3] Teknik Grunt

Teknik yang bermakna mendengkur ini ini merupakan teknik yang termudah untuk Anda pelajari dibandingkan dengan sisa teknik lain.

Teknik grunt kebalikan dari teknik scream, apabila di dalam scream penyanyi akan mengeluarkan (exhale), maka pada teknik grunt, penyanyi akan seolah-olah menyedot atau menghisap (inhale).

Simpul singkatnya, teknik grunt merupakan sebuah teknik bernyanyi dengan cara menghisap suara dari luar menuju ke kerongkongan dalam.

Langkah-langkah berlatihnya tidak berbeda dengan cara yang sudah ditulis untuk teknik lain di atas. Hanya saja pada teknik grunt supaya lebih difokuskan pada teknik pernafasan diafragma.

[4] Teknik Piq Squeals

Teknik tipe ke-5 ini nyaris sama dengan teknik grunt, bahkan dapat disebut sebagai teknik yang memodifiikasi dari teknik grunt, yaitu menyedot. Namun, pada teknik ke-5 ini mendengkur dengan lebih hebat lagi serta juga lebih melengking (hi-pitch).

Mekanismenya, melipat lidah ke belakang, kemudian praktekkan teknik grunt (menyedot suara) secara rileks. Hasilnya, suara akan lebih bising atau Piq Squeals.

[5] Teknik Fry

Teknik fry pada umumnya akan muncul bergantung dari karakter si vokalis itu sendiri. Sehingga setiap individu akan menghasilkan karakteristik yang berbeda-beda. Teknik ini bisa dikembangkan sendiri, beradaptasi dengan karakter vokal masing-masing.

Teknik fry persis dengan scream; mengeluarkan suara dari kerongkongan. Bila pembaca ingin melakukannya Anda bisa berlatih dengan teknik scream terlebih dahulu.

[6] Teknik False

Teknik selajutnya atau teknik yang ke-6 adalah teknik false yang digadang-gadang menjadi teknik tersulit. Pasalnya, saat vokali mengeluarkan suara terdapat proses distorsi ditenggorokan yang mengubah menjadi suara teriak atau teknik scream dengan nada tinggi. Seperti halny ateknik growl, tenggorokan penyanyinya akan mengalami sakit atau gatal.

[7] Teknik Death

Teknik death hampir sama dengan teknik false, hanya saja tidak berdistorsi. Teknik terakhir ini merupakan tipe teriakan dalam bernyanyi dengan suara yang tinggi mirip persis suara falseto dengan disertai suara yang sangat melengking.

Apabila seorang penyanyi dengan karakter suara bernaa tinggi maka melakukan atau berlatih teknik ini akan dimudahkan. Teknik ini sedikit orang menggunakannya sebab tingkat kesulitannya sama dengan teknik false.

Tips untuk melakukan Teknik Death:

  • Berlatih suara tinggi sesering mungkin,
  • Apabila telah terlatih mengeluarkan suara tinggi, ubah suaranya dengan menjadi Falseto,
  • Penting untuk setiap vokalisnya menguasai teknik pernafasan Diafragma.

Demikianlah sedikit uraian tentang 7 Teknik Pernafasan Saat Memainkan Teknik Scream dalam Bernyanyi. Selamat mencoba semoga berhasil! … Rawk!!! m/


Sumber:  https://www.facebook.com/FotoA7xIndonesia/posts/577636855587580

Menarik? Sila di-SHARE!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *