Wow ... Penutup Wajah Mencegah Covid-19 Berbahan Kulit Terong!

Wow … Penutup Wajah Mencegah Covid-19 Berbahan Kulit Terong!

kesehatan News

Wow … Penutup Wajah Mencegah Covid-19 Berbahan Kulit Terong! – Chef asal Jordania bernama Omar Sartawi berhasil membuat terobosan baru. Penemuannya ini menjadi viral karena Omar merancang penutup wajah atau masker dari kulit terong. Tentunya ini sangat mendukung program menjaga lingkungan juga.

Seperti halnya penutup wajah lainnya, masker yang ditemukan oleh juru masak Omar ini berfungsi sebagai penutup bagian mulut dan hidung. Yang lebih bernilai adalah temuannya ini sangat ramah lingkungan karena berbahan kulit terong.

Desainnya yang penuh estetika dan trendi membuat masker karya Omar ini tidak lepas dari kontribusi dua perancang busana Nejla Asem dan Salam Dajani. Ketiganya pun berkolaborasi mengolah potongan kulit terong dengan memberinya garam dalam jumlah yang banyak. Ini perlu saat menyamak menjadikan kulit terong berubah jadi bahan kulit khusus.

Wow … Penutup Wajah Mencegah Covid-19 Berbahan Kulit Terong!

Omar Sartawi Penemu Masker asal Jordania
Omar Sartawi Penemu Masker asal Jordania [internet]
Hal yang paling bernilai dari hasil karya Omar ini adalah bahan baku seluruhnya dari limbah makanan berupa kulit terong yang dibuang. Sehingga Omar turut membantu menjaga lingkungan dengan mengurangi limbah makanan. Adapun kulit terong yang diolah lalu dijahit dengan menggunakan benang katun tujuannya agar awet. Masker kulit terong ini dirancang secara rinci agar menjadi sekuat kulit tanpa mengurangi kenyamanan saat penggunanya bernapas ketika dipakai di wajah.

Tahukah Anda? Kedua rekan yang membantu proses inovatif berupa masker ini adalah dua desainer dengan bidang yang berbeda. Salam Dajani seorang perancang busana sedangkan Putri Nejla Asem adalah perancang perhiasan.

BACA JUGA: 5 (Lima) Manfaat Terong untuk Kecantikan

Kreatifitas dari Omar Sartawi ini ternyata terinspirasi dari masakan khas suku Inka yang pada abad ke-13 melakukan teknik pengasinan dan dehidrasi untuk mengawetkan makanan. Lama pembuatan masker berbahan dasar kulit terong ini memakan waktu paling sebentar itu 2 pekan, tergantung ukuran dan desain.

Saat ditanya mengenai inovasinya tersebut, Omar pun menjawab, “Saya pikir kenapa tidak membuat masker dari bahan kulit terung. Kita memanfaatkan limbahnya alih-alih membuangnya bahkan menjadi fashion. Itulah kenapa saya ingin mengembangkannya.”

Menarik? Sila di-SHARE!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.